Namun Roma tidak memukul dengan besi atau balok kayu, melainkan dengan sandal. "Ibu Roma sendiri mengakui telah memukul, tapi dengan sandal yang lembek-lembek. Hanya luapan emosi sesaat saja," jelas Adelina Marpaung, pengacara Roma ketika ditemui saat mendampingi kliennya di Polsek Mampang Prapatan, Senin (5/4/2010) malam.
Adelina menambahkan ketika peristiwa tanggal 1 Maret 2010 itu, kondisi psikis Roma memang sedang galau. Putrinya, Joy Tobing, menikah tanpa restu darinya. Sebelumnya Joy pergi dari rumah tanpa izin sejak 24 Februari 2010.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai masyarakat Indonesia yang patuh hukum, kami siap," imbuhnya.
Roma diperiksa di Polsek Mampang Prapatan sejak Senin (5/4/2010) siang. Roma akhirnya ditahan mulai Selasa (6/4/2010) dini hari. Sebelumnya Roma ditetapkan sebagai tersangka sejak Sabtu (3/4/2010).
(fjr/fjr)











































