Roma Sibuea, ibunda Joy Tobing, resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polsek Mampang Prapatan sejak Sabtu (3/4/2010) lalu. Roma menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan terhadap sejumlah anak buah Daniel. Sebelumnya pada 1 Maret 2010, Roma dilaporkan oleh anak buah Daniel ke Polsek Mampang Prapatan dengan tuduhan penganiayaan dan pengeroyokan.
Saat diwawancara wartawan dan infotainment mengenai status tersangkanya, Roma terlihat emosional.Β "Demi namamu Joy, dipenjara pun saya tidak apa-apa, biar kamu puas. Pokoknya Mamamu siap," cetusnya sambil menangis saat ditemui di halaman Polsek Mampang Prapatan, Senin (5/4/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sudah ditenangkan pengacaranya, Adelina Marpaung, dan sejumlah kerabatnya, Roma tetap mengungkapkan perasaannya soal Joy. Ia bahkan menuding beberapa anggota keluarganya ikut berperan dalam pernikahan Joy dan Daniel meski keluarga besar tidak memberikan restu.
"Biar si Sinambela puas. Si Posma dan Viktor Tobing (paman Joy yang menghadiri pernikahan Joy dan Daniel-red). Biar semuanya puas," tuturnya dengan bercucuran air mata.
Roma lalu dibujuk sejumlah petugas kepolisian untuk kembali ke ruang pemeriksaan. Hinggak pukul 23.30 WIB, Senin (5/4/2010) malam, Roma masih menjalani pemeriksaan di Polsek Mampang Prapatan.
Pelaporan Roma bermula dari datangnya utusan Daniel Sinambela ke kediaman Joy di kawasan Mampang Prapata tanggal 1 Maret 2010 lalu. Saat itu utusan Daniel membawa sekantung plastik daging sebagai bentuk hadiah kepada orang tua Joy. Namun keluarga Joy tidak terima dengan hadiah itu karena dianggap menyalahi adat Batak.
Sebelumnya Joy telah dinikahi oleh Daniel di sebuah gereja di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur pada 1 Maret 2010.
(fjr/fjr)











































