Keluarga Terhina Joy Tobing Hanya Dihargai Sekantung Plastik Daging

Keluarga Terhina Joy Tobing Hanya Dihargai Sekantung Plastik Daging

- detikHot
Senin, 22 Mar 2010 20:34 WIB
Keluarga Terhina Joy Tobing Hanya Dihargai Sekantung Plastik Daging
Jakarta - Di suku Batak, calon mempelai perempuan akan 'dibeli' sang pria ketika mereka menikah. Namun keluarga Joy Tobing tersinggung karena anaknya hanya dihargai sekantung plastik daging.
Β 
Dalam acara adat Sinamot, keluarga pria dan perempuan akan berembuk menentukan harga yang tepat. Biasanya acara tersebut dilakukan sebelum pernikahan berlangsung.

Namun dalam kasus Joy, Daniel Sinambela tidak melalui adat tersebut. Joy pergi dari rumah dan menikah diam-diam. Beberapa jam setelah menikahi Joy (1/3/2010), Daniel mengirimkan tiga orang ke rumah keluarga Joy untuk memberikan Sinamot.

"Ada tiga orang suruhan keluarga Daniel yang datang ke kita. Cuma membawa nasi kotak sama plastik item berisi daging dan Joy dihargai yah hanya segitu. Ini bukti kalau ini pelecehan dan penghinaan," ujar ibunda Joy, Roma Sibuea, ditemui di kediamannya, Jl. Mampang Prapatan IV, Jl. K no.8, Jakarta Selatan, Senin
(22/3/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarga Joy menolak kiriman tersebut dan utusan Daniel pun pergi. Namun karena mereka berlari, warga sekitar meneriaki mereka maling dan ketiganya dihajar massa. Karena kasus tersebut, ibunda Joy pun dipanggil polisi.

Sang bunda yang juga manajer Joy tak terima dengan hal tersebut. Seharusnya mereka juga bisa lapor polisi karena orang suruhan Daniel menyakiti mereka saat berusaha mendekati Joy usai acara pernikahan berlangsung.

"Kami masih mau menahan diri ke polisi karena kemarin adiknya, Jeffri ini dipelintir dan disemprot air cabe. Kenapa masih ada surat pemanggilan untuk saya," jelasnya. (yla/fjr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads