Duta Kemanusiaan PBB itu menyumbangkan US$ 75 ribu untuk membangun sekolah yang terletak di Provinsi Nangarhar yang ada di sebelah Timur Afganistan. Uang tersebut menghasilkan sebuah sekolah yang terdiri dari delapan ruangan kelas.
Dilansir US Magazine, Kamis (18/3/2010), sekolah tersebut akan dibuka Senin (22/3/2010) mendatang, sesuai dengan tahun ajaran baru dimulai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, banyak orangtua yang ragu untuk menyekolahkan mereka. Para orangtua ragu karena sekolah tersebut menggabungkan murid laki-laki dan perempuan. Hal itu tidak sesuai dengan ajaran yang mereka anut.
Ketika akhirnya sekolah khusus perempuan yang disumbangkan Jolie itu selesai dibuat, ratusan anak-anak pun gembira. Apalagi sekolah itu bisa menampung setidaknya 800 murid.
"Aku selalu mengharapkannya dan sekarang impianku jadi nyata," ujar Laila, 14 tahun, mengekspresikan rasa senangnya. (eny/fjr)











































