Yosi gemas ketika melihat hujan interupsi di sidang paripurna. Belum lagi ketika para anggota dewan tersebut saling berteriak-teriak.
"Mungkin itu imbas dari demokrasi. Tapi walaupun kita bebas berdemokrasi, kita harus punya etika," ujar Yosi, saat ditemui di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (4/3/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum kepikiran. Mending kalau didengar juga sama mereka," jawabnya.
Kalaupun membuat lagu jenaka tentang anggota DPR, menurut Yosi, ia harus tetap memasukkan unsur komersil. "Misalnya dimasukkan kata cinta, jadi interupsi cinta," celotehnya seraya tersenyum.
(eny/eny)











































