Bersama manajemennya, bintang film 'Air Terjun Pengantin' itu sepakat untuk membawa kasus ini ke jalur hukum. Ia berencana menuntut rumah produksi film tersebut yaitu Cita Barru Production.
"Kita merasa kecolongan. Karena waktu syuting itu nggak ada kamera handphone. Cuma ada kamera digital. Terus tiba-tiba ada foto-foto seperti itu," ujar Jenny kepada detikhot via ponselnya, Kamis (18/2/2010).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadinya manajer aku pikir cuma foto syur biasa. Pas dia lihat juga kaget kok sampai begitu fotonya. Di sini aku yang dirugiin. Pencemaran nama baik. Aku kan juga punya keluarga," jelasnya.
(yla/yla)











































