Aurelie mendatangi Komnas Perlindungan Anak di Jl. TB. Simatupang, Pasar Rebo, Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2010). Ia datang bersama ibunya, Sri Sunarti.
Bintang iklan Simpati, Gulaku dan Natasha Skin Care itu melaporkan Multivison yang mengontraknya secara eksklusif sejak 28 Mei 2008. Aurelie dikontrak selama tiga tahun dengan nilai kontrak Rp 832 juta untuk 256 episode sinetron.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sejak itu nggak ada pekerjaan dari Multivision. Kalaupun ada bukan sinetron tapi menjadi pengisi acara Luping (variety show-red). Saya nggak mau karena kan kontraknya sinetron," urai Sri.
Terikat kontrak eksklusif, Aurelie, pun tidak bisa menunjukkan kemampuan aktingnya di tempat lain. Pihak Multivision juga tak memberinya kesempatan untuk syuting sinetron. Makanya ia merasa kemampuannya untuk berkembang dihambat Multivision.
"Kami meminta perubahan untuk tidak dikontrak eksklusif, karena mengganggu sehingga dia tidak bisa berkembang," jelas Sri lagi.
Permintaan Aurelie itu tidak mendapat sambutan positif dari pihak Multivision. Makanya Sri dan Aurielie meminta pihak Komnas Perlindungan Anak sebagai penengah.
Sekjen Komnas PA Aries Merdeka Sirait, mengaku siap membantu Aurelie lepas dari masalahnya. Apalagi dalam pandangan Aries, kontrak yang ditandatangani Aurelie melanggar hak anak.
"Kita bereaksi itu karen dia masih anak-anak, PH itu harusnya mengembangkan minat bukannya mengekang," pungkas Aries.
(eny/eny)











































