"Saya terkejut sekali, sangat marah dan kecewa, ini satu kekejaman. Anak-anak dikorbankan ini sangat zalim, itu yang saya sayangkan," urai Mark, saat ditemui usai sidang di Pengadilan Agama Jakarta Barat, Rabu (10/2/2010).
Menurut aktor 61 tahun itu, kedatangan kedua putrinya ke sidang cerai orangtua mereka, bisa mempengaruhi psikologis anak-anak. "Anak-anak ke pengadilan untuk apa, mereka belum waktunya menikmati kekacauan seperti ini, seharusnya mereka belajar berumah tangga yang baik, bukan belajar bercerai," jelas panjang-lebar Mark menumpahkan kekesalannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Fanny ngotot ingin menghadirkan kedua putri mereka ke sidang cerai, Mark akan menempuh jalan yang sebenarnya ia benci. "Saya lebih baik meluluskan perceraian dari pada anak saya dikorbankan," tandasnya.
(eny/eny)










































