Bens Leo: Narkoba Bikin Kreativitas Bermusik Makin Terpuruk

Bens Leo: Narkoba Bikin Kreativitas Bermusik Makin Terpuruk

- detikHot
Rabu, 03 Feb 2010 16:37 WIB
Bens Leo: Narkoba Bikin Kreativitas Bermusik Makin Terpuruk
Jakarta - Drugs, sex dan rock n roll. Istilah itu pernah diidentikkan di kalangan musisi tahun 1970-an hinggan 1980-an. Narkoba dan seks dipercaya bisa meningkatkan imajinasi dan kreativitas para musisi.

Namun pengamat musik Bens Leo tidak sependapat. Menurut dia, narkoba malah membuat otak manusia tumpul.

"Secara logika aja deh, kalau orang mabuk bagaimana bisa berpikir jernih, berpikir dengan baik. Yah sama dengan musisi, nggak mungkin Narkoba membuat
kreativitas mereka meningkat, inspirasi datang terus, yang ada teler terus," jelasnya ketika berbincang dengan detikhot lewat sambungan telepon, Rabu(3/2/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Inspirasi dalam bermusik muncul bukan karena menggunakan narkoba, tapi karena bakat dan keinginan untuk mau belajar hal-hal positif. Menjadikan sejumlah musisi sebagai referensi juga salah satunya.

"Dari lingkungan sekitar saja bisa kok bikin lagu bagus," imbuhnya.

Bens memberi contoh band Slank. Ketika para personel Slank terjebak di jurang Narkoba pada pertengahan tahun 1990-an, prestasi dan produktivitas Bim-bim dan kawan-kawan merosot. Namun setelah Slank menjalani rehabilitasi dan mulai meninggalkan Narkoba, kualitas bermusik band asal Gang Potlot itu semakin membaik.

"Lihat saja mulai tahun 1997 ke atas, lagu-lagunya makin bagus, albumnya juga mulai terjadwal. Komunitasnya juga makin meluas karena Slank menjadi contoh orang yang bisa lepas dari Narkoba," tandasnya.

(fjr/asy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads