Sejarah yang dianggap Mark paling memalukan tersebut adalah sidang cerainya dengan sang istri, Fanny Bauty. Rabu (27/1/2010) ini di Pengadilan Agama Jakarta Barat, sidang gugatan cerai Fanny kembali digelar.
"Hari ini adalah sejarah yang memalukan saya dan anak-anak. Saya sudah malu aja, saya ada di sini dengan bercerai," ujar ayah dari Shireen Sungkar itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sidang cerai Mark dan Fanny, Rabu (27/1) ini mengagendakan pembacaan replik dari pihak Fanny. Namun karena Fanny ingin cepat, ia tidak mengajukan replik dan memilih melanjutkan sidang ke agenda kesaksian.
Sidang dengan agenda kesaksian seharusnya digelar pekan depan. Namun karena Mark berhalangan hadir, sidang ditunda sampai 10 Februari 2010.
"Saya tidak bisa hadir karena harus hadir sebagai tamu VIP selama enam hari di Taipei. Meninjau lokasi di sana, event triathlon. Saya memegang sertifikat internasional," jelasnya.
Ditegaskan Mark, sampai saat ini, dia masih menolak untuk bercerai dari Fanny. Mereka pun tetap serumah, meski sidang cerai tengah berjalan.
(eny/eny)











































