"Beliau bilang kalau sayang sama mama jangan lupa Salat lima waktu. Hidup juga jangan sampai diperbudak oleh harta," ujar Tommy bercucuran air mata saat ditemui seusai pemakaman sang bunda di TPU Kampung Gunung, Ciputat Timur, Cirendeu, Tangerang, Banten, Sabtu (26/12/2009).
Tak hanya itu, almarhumah Mulyanih menitip pesan kepada Tommy untuk menjaga harta peninggalan mendiang ayahnya. Tommy dan saudaranya yang lain diharapkan tidak rebutan harta warisan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keinginan almarhumah untuk melihat Tommy menikah pun harus didahului oleh kehendak Sang Pencipta. Ibunda Tommy meninggal di Rumah Sakit Pusat Pertamina karena komplikasi sejumlah penyakit. Jenazahnya dimakamkan di TPU Kampung Gunung, Cirendeu, Sabtu (26/12/2009) siang.
"Selama 4 tahun sudah digerogoti penyakit diabetes, pembuluh darah, jantung, paru-paru, hipertensi, syaraf dan maag," pungkasnya sendu.
(fjr/fjr)










































