Jennifer dibawa ke Rutan Pondok Bambu dengan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Ketika akan dimasukkan ke dalam mobil, Jennifer sempat menitikkan air matanya.
Perempuan kelahiran 10 Oktober 1989 itu terlihat khawatir ketika harus duduk bersama tahanan dan petugas kejaksaan di dalam mobil. Ia sempat meminta pengacaranya, Sunan Kalijaga, untuk mendampingi. Namun permintaannya itu ditolak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jennifer sesaat sebelum diberangkatkan berharap hukuman yang diterimanya tidak berat. "Mudah-mudahan hukumannya ringan," jelasnya.
(fjr/fjr)











































