"TKW dan TKI itu pahlawan devisa. Pahlawan kan bukan cuma yang pegang bambu runcing," ujar Banyu saat ditemui detikhot baru-baru ini di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.
Banyu melihat sekarang ini pemerintah sudah sedikit memberikan perhatian pada para pahlawan devisa tersebut. Ia berharap ke depannya tidak ada lagi TKI atau TKW yang disiksa atau tidak terurus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Patriotisme tidak berkurang. Kalau memang dada ini dibelah, tetap masih merah-putih," ujar Banyu yang kerap dinasihati ayahnya Eros Djarot untuk tidak melupakan jasa para pahlawan.
(eny/eny)










































