Melanie yang memakai kaos kuning dan celana pendek itu melepaskan seekor kera dari kandang di tengah Taman Cikapayang. Kera tersebut kemudian dituntun untuk bagi-bagi stiker. Namun kera tersebut bukan kera betulan tapi orang yang memakai kostum kera.
Setiap lampu merah Melanie dan 10 orang anggota Pro Fauna membagi-bagikan stiker bertuliskan 'Stop Perdagangan Harimau', dan 'Stop Perdagagan Gajah'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melanie juga mengatakan dirinya prihatin atas banyaknya binatang di Indonesia yang punah. "Saya prihatin dengan kondisi seperti itu, karena pada dasarnya saya penyayang binatang," ujar Melanie.
Putri promotor musik Adri Subono ini berharap pada pemerintah jika membuat pasal atau undang-undang tentang perlindungan hewan agar diberlakukan secara serius, karena menurutnya saat ini undang-undang hanya sebagai tulisan saja dan tidak diterapkan dengan baik.
"Tolonglah pemerintah sadar bahwa negara ini sangat kaya, jangan sampai sudah hilang atau sudah punah atau sudah diklaim oleh bangsa lain baru mereka respek," ujarnya.
Ditambahkannya semua makhluk hidup ciptaan Tuhan dan yang berhak melakukan sesuatu itu hanya Tuhan.
"Kita masih untung sebagai manusia punya mulut bisa protes hewan tidak bisa," tandasnya.
Dalam kampanye tersebut, sebuah spanduk bergambar satwa dan bertuliskan "Keep Wild Life in The Wild' dibentangkan.
(ema/ern)











































