Ebi tak hanya menghadirkan Ami, perempuan yang bersamanya saat peristiwa penabrakan Cici di Puncak, Bogor. Dua polisi pun diminta untuk menjadi saksi. Ia berharap dua polisi itu bisa mengatakan kalau ada sekelompok orang yang membawa senjata api saat menghadangnya pada Minggu (14/6/2009) malam.
Namun Brigadir Bobby dan Brigadir Pradito, polisi lalu lintas yang ada saat kejadian justru mengaku tak melihat sekelompok orang yang membawa senjata api. Mendengar kesaksian itu, Ebi kecewa berat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ebi pun hanya bisa bersabar dan ikhlas menerima tuduhan kalau dirinya menganiaya istrinya, Cici. Selain itu Ebi tak menyerah memita penangguhan penahanan kepada Mejelis Hakim.
"Saya sudah belajar ikhlas. Saya cukup sehat dan saya sabar menerima semua ini," tandasnya.
(ebi/fjr)











































