Bagi Ersa, kepergian Zizi membawa nama Indonesia ke ajang Miss Universe bukanlah hal yang sia-sia. Walau tak berhasil menembus 15 besar, namun perjuangan Zizi patut dihargai.
"Enaklah, Zizi jadi punya experience dan bisa mempromosika budaya negaranya. Yang terpenting Zizi tetap nomor satu di negaranya," ujar Ersa yang ditemui di Hotel Crown, Gatot Subroto, Selasa (24/8/2009) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Puluhan negara lain juga nggak masuk 15 besar. Kita harus bangga bisa mengirimkan wakil kita ke Miss Universe," ujar Ersa lagi.
(kee/yla)











































