"Walau puasa tetap tidak akan damai. Saya akan memaafkan dia kalau dia telah menjalani proses hukum," ujar Shaliha yang ditemui di Cemara Galeri, Jl. HOS. Cokroaminoto 11 Jakarta Pusat, Selasa (25/8/2009).
Shaliha yang didampingi aktivis Ratna Sarumpaet serta pengacaranya Frederik mengaku sedikit kecewa dengan respon penegak hukum Indonesia. Menurutnya pihak kepolisian bertindak lambat karena tak kunjung menangkap Daisy.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tanggal 27 Agustus nanti Shaliha akan kembali ke Prancis. Di sana ia akan meminta bantuan pada pemerintahan setempat untuk menyelesaikan kasusnya. Ratna Sarumpaet pun sangat mengamini kepulangan Shaliha ke Prancis. ia bahkan mebuat sebuah syukuran sederhana.
"Saya ikut berdoa dan potong tumpeng untuk kepulangan Shaliha ke Prancis," ujar Ratna.
(kee/kee)











































