"Tindakan terorisme itu sudah sangat menyakiti rakyat Indonesia. Seharusnya waktu ditembak mati disaksikan seluruh rakyat Indonesia. Rakyat juga berhak menyaksikan mayat bomber," ujar Dhani saat ditemui seusai syuting acara Playlist SCTV di Studio Penta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (10/8/2009).
Bukan maksud Dhani untuk menyebar sadisme lewat penayangan foto jenazah teroris di media. Tapi supaya masyarakat benar-benar percaya kalau yang ditembak polisi benar-benar teroris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pentolan Dewa 19 itu pun berharap pemerintah bisa meniru apa yang pernah dilakukan rezim Orde Baru dalam hal penanganan aksi terorisme. "Harusnya kayak Orde Baru dulu dong, semuanya ditangkepin," pungkasnya.
(fjr/fjr)











































