"Pada suatu malam, Willy itu mukanya berang. Dia nunjuk ke muka saya. Dia tampak marah dengan saya waktu itu. Dia bilang, 'kembali kepada nuranimu! Jangan sekali-sekali kamu berbohong dengan apa yang kamu yakini'," demikian cerita Slamet saat ditemui di Bengkel Teater, Citayam, Depok, Jumat (7/8/2009).
Bintang 'Laskar Pelangi' itu berujar hingga saat ini ia tak tahu apa yang membuat Rendra marah padanya. Namun Slamet mengaku tak mau memperpanjang masalah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Semenjak itu saya mendapatkan semacam teguran untuk berubah. Saya merasa kita sekarang butuh teman dan guru yang menghancurkan kesombongan. Sekarang saya berpikir, saya rindu tudingan tangan mas Willy," ujar Slamet haru.
(kee/kee)











































