"Kita tak membuat Mbah Surip sebagai sapi perahan," ujar Petrus Idi Darmono dari Kampung Artis ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Rabu (5/8/2009).
Selama bergabung dengan manajemen Kampung Artis, Petrus mengaku baru tiga kali memberi pekerjaan kepada pria berambut gimbal tersebut. Tiga pekerjaan itu bernilai Rp 63 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di media banyak yang bilang manajemen nggak becus. Padahal kita punya waktu dari 100 persen, kami punya hanya 40 persen saja. Mbah itu nggak matrealistis, nggak memikirkan gepokan uang," jelas Petrus. (yla/yla)











































