Masa depan anak-anak tercinta selalu jadi perhatian Michael Jackson. Raja pop itu tak lupa membuatkan asuransi jiwa, pendidikan, dan kesehatan, sebelum ia meninggal dunia.
Sayang usaha Michael melindungi anaknya bakal terancam gagal karena ulah karyawan nakal. Karyawan kepercayaan Michael yang bertugas membayar asuransi tersebut mangkir dan membawa kabur uang asuransi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena kelalaian itu, pihak asuransi enggan membayar klaim asuransi jiwa, pendidikan atau kesehatan yang seharusnya sudah menjadi hak ketiga buah hati Michael. Besarnya uang setoran asuransi yang dibawa kabur, diperkirakan mencapai US$ 20 juta atau sekitar Rp 180 miliar.
Pihak keluarga Michael pun menyewa detektif swasta untuk memburu karyawan yang identitasnya belum diketahui tersebut. Mereka juga menyewa pengacara untuk memperjuangkan asuransi Prince, Paris, dan Blanket.
"Ini kabar yang menyedihkan. Bagaimana seorang Michael yang baik hati masih saja dikhianati oleh orang kepercayaannya sendiri," ujar Hoefflin prihatin.
(fjr/yla)











































