Kathryn, mantan rekan dokter bedah Michael mengungkapkan penyanyi 50 tahun itu kecanduan diprivan (obat penghilang rasa sakit-red) seiring makin seringnya ia memutihkan kulitnya. "Dia sering sekali 'membakar' kulitnya dan menjadikan dirinya zombie. Seperti skenario film horor saja. Sekitar akhir 90-an, dia menjadi mayat hidup," urainya.
Lanjut Kathryn, kecanduan Michael pada diprivan dan operasi kulit benar-benar sudah tidak terkendali. Meskipun Michael tahu ia tidak membutuhkan kedua hal tersebut, tetap saja ia akan memintanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikisahkan Kathryn lagi, pernah suatu kali pada 1999, Michael nyaris saja meninggal gara-gara diprivan. Ketika itu ia hampir saja tidak bisa bangun. Namun tetap saja hal itu tak membuatnya kapok.
(eny/eny)











































