"Air sudah susah. Jadi aku concern banget ke penghematan air. Misalnya kalau cuci mobil orang kan biasanya airnya lebih banyak dari dia mandi, udah gitu airnya air bersih. Gue di sini mencoba beralih, justru dengan air bekas cucian pembantu," urai Davina saat ditemui di atrium Plaza EX, Jl. MH. Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (5/6/2009).
Davina mengaku tak masalah jika mobilnya rusak karena mencuci mobil memakai air bekas cucian. "Nanti juga kena debu lagi kalau kotor, jadi nggak papalah sekalian di rumah hemat air," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biarin lah mendingan mobil yang mati daripada manusia yang mati," tandas dara 30 tahun itu. (eny/eny)











































