Resesi serta boomingnya pornografi di internet adalah salah satu alasan Playboy mengalami kerugian, demikian detikhot kutip dari Female First, Rabu (27/5/2009). Kabarnya, dalam waktu tiga bulan terakhir, Playboy mengalami kerugian hingga US$ 13 juta atau sekitar Rp 135 milliar. Wow!
Hugh pun berencana menjual majalah yang telah ia kelola sejak 56 tahun itu seharga US$ 300 juta atau sekitar Rp 3,2 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hugh menerima masukan apapun yang dapat memberi keuntungan pada seluruh pemegang saham," ujar juru bicara tersebut.
Hugh yang kini telah berusia 83 tahun mulai membuat majalah fenomenal itu sejak tahun 1953. Marilyn Monroe adalah model pertama majalah tersebut. Dan hingga kini Playboy telah terkenal dan dicetak di banyak negara seluruh dunia, termasuk Indonesia. (kee/kee)











































