"Artinya 'Bukan Empat Mata' mendapat perhatian lebih. Kita sih sudah berusaha melakukan kontrol dan sebagainya. Usaha kontrol itu sudah dilakukan," jelas Anita Wulandari, Marketing Public Relations Departement Head Trans7 saat berbincang dengan detikhot Rabu (6/5/2009).
Dengan adanya teguran dari KPI, Anita mengaku akan terlebih dulu melihat rekaman tayangan Bukan Empat Mata yang dinilai mengandung unsur seks. Setelah itu, pihaknya akan memberi jawaban pada KPI, sesuai undangan dari lembaga tersebut pada 8 Mei 2009 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Anita, acara yang dibawakan Tukul itu memang termasuk unggulan Trans7. Karena unggulan pula, pihaknya tak mau kesalahan yang sama terjadi lagi seperti nasib 'Empat Mata.
"Kita meningkatkan kinerja kita. Tapi tekhnis di lapangan sulit. Buat Trans7 ini program yang kuat, jadi sebenarnya berat juga," tandasnya.
(eny/yla)











































