"Saya heran kenapa hanya hutan ini saja yang tersisa, sedangkan banyak bangunan yang dibangun di tepi pantai yang sebenarnya untuk tumbuhnya hutan mangrove," jelas Nadine saat ditemui dalam acara Bersih-bersih Hutan Mangrove yang diadakan oleh Coca Cola dan LSM Jakarta Green Monster di Suaka Margasatwa Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (19/4/2009).
Pembangunan perumahan mewah atau pusat hiburan di pinggir pantai yang tidak memperhatikan kelestarian lingkungan membuat prihatin Nadine. Sudah seharusnya para pengembang dan kontraktor serta pemerintah tidak lagi merusak lingkungan hanya untuk mengejar materi semata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hutan mangrove di Indonesia itu ada 2,5 juta hektar dan itu terbesar di dunia dan mengalahkan Afrika lho. Jadi sayang kalau sampai rusak," pesannya. (fjr/fjr)











































