"Tapi gue malah jadi lemot, susah nangkep apa-apa. Jadi lemas juga," kisah Rio saat ditemui di Gold Gym, Sudirman City Walk lantai 2, Jakarta, Jumat (17/4/2009).
Diet yang membuat lemot itu dilakoni Rio pada 2004. Ketika itu ia menjauhi makanan yang mengandung karbohidrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski membuat lemot, diet yang dilakoni tersebut sukses. Bobot tubuhnya ketika itu sukses susut dari 75 kg menjadi 65 kg.
Kini ketimbang diet, Rio memilih pergi ke pusat kebugaran saja untuk menurunkan berat badannya. Ia kapok jadi lemot lagi.
(hkm/hkm)











































