Siska adalah orang yang dihubungi Agung saat ia mengaku disekap di kantor Marcella, pada 3 Desember 2008. Menurut Siska, Agung menghubunginya lewat handphone pada pukul 14.30 WIB.
"Katanya dia dalam keadaan tertekan. Tapi karena sinyalnya jelek saya suruh SMS," begitu keterangan Siska dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (16/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim jaksa penuntut umum kemudian bertanya pada Siska, siapa orang-orang yang melakukan pemukulan dan aksi lainnya itu. "Katanya Agung, ada Ananda, Marcella dan beberapa karyawan lainnya," jawab Siska.
Setelah jaksa, giliran pengacara Marcella, Hotman Paris yang angkat bicara. Dituturkan Hotman, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP), Agung justru menyebut Ananda dan Moreno lah sebagai pelaku penganiayaan. Hotman pun bertanya pada Siska, siapa yang sebenarnya disebutkan Agung sebagai pelaku penganiayaan.
"Iya yang disebutkan Agung, Ananda dan Moreno," ujarnya meralat. Keterangan Siska tersebut langsung membuat Hotman dan Marcella tersenyum. Entah apa maksudnya keduanya kemudian berjabat tangan.
Usai Siska memberikan kesaksian, hakim bertanya pada Marcella apakah ada yang ingin ditanggapinya. Kakak Olivia Zalianty itu pun mengungkapkan segala keberatannya atas keterangan Siska.
"Saya menolak semua keterangan saksi, karena itu tidak benar. Dia tidak melihat, mendengar dan mengalami langsung. Tidak ada menyebutkan nama saya tadi. di BAP juga tidak ada," tegasnya.
Marcella juga menolak keterangan Siska yang mengatakan kalau Agung sempat meminta tolong pada ayahnya. Dalam SMS nya pada Siska, Agung memang sempat menyebut agar Siska minta tolong pada papi. Menurut Siska, papi yang dimaksud Agung adalah ayah bintang film 'Brownies' itu.
"Yang perlu saya tekankan adalah papi di sini katanya ayah saya. Itu artinya kalau memanggil papi adalah orang yang sangat dekat. Saya tahu siapa saja yang dekat dengan papa saya. Papi itu bukan papa saya," tandas Marcella.
(eny/eny)











































