"Secara pribadi saya sangat menyayangkan orang-orang yang Golput tapi tidak bisa juga menyalahkan karena rakyat sudah jenuh dengan janji-janji dari para Caleg dan Capres," ujarnya saat ditemui di Studio Palem, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (7/4/2009) malam.
Pentolan Soneta Grup itu menilai kalau rakyat trauma dan sakit hati karena janji-janji yang diumbar semasa kampanye tak sesuai dengan kenyataan. Walau begitu Rhoma tidak menganjurkan untuk menjadi Golput. Ia sendiri mengaku akan menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 9 April 2009 nanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rhoma memang belum menentukan pilihannya. Namun ia berharap pemimpin Indonesia mendatang memiliki sifat-sifat mulia Nabi Muhammad.
"Saya menginginkan Capres seperti Rasulullah yang memiliki 4 sifat. Sidik, tabligh, fathonah dan amanah. Saya belum menemukannya di Capres-capres yang sekarang," jelasnya.
(fjr/fjr)











































