Istri Bambang Trihatmodjo itu mengutus salah satu anggota keluarganya untuk membagi-bagikan bantuan berupa sembako. Si anggota keluarga menyambangi 7 panti asuhan sekaligus yang tersebar di Purwokerto, Jawa Tengah.
Ada dua mobil pick-up yang digunakan untuk membawa sembako itu. Dua mobil tersebut membawa beras, mie instant, susu dan paket makan siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia hanya mau menjelaskan soal tujuan dari pembagian sembako ke tujuh panti asuhan. "Untuk mengajarkan Khiran lebih peduli terhadap sesama," katanya bijak.
Usai membagi-bagikan sembako, mobil yang dikendarai perempuan tersebut kemudian melaju ke kediaman bak istana Mayang di kawasan Karangsalam, Purwekerto. Mobil tersebut memasuki rumah seharga Rp 11 miliar itu yang masih dipagari seng setinggi sekitar 3 meter. Di balik pagar seng itu masih ada pagar ukir dari besi tempat.
Mayang kabarnya menunggu di sana. Kedua orangtua istri siri Bambang itu pun disebut-sebut juga berkumpul di rumah tersebut bersama keluarga lainnya.
Pada ulang tahun Khiran 2008 lalu, Bambang dan Mayang terlihat berada di rumah ibunda Mayang, Atun. Dulu dari rumah yang ada di Jl. Kali Bener, Purwokerto itu lah, sembako dan bingkisan selimut diberangkatkan ke 7 panti asuhan. Namun kini tampaknya Mayang memilih berganti tempat. Ia sadar rumah ibunya akan kembali diserbu wartawan dan infotainment. Ia pun menggunakan rumah barunya yang mewah sebagai tempat 'sembunyi.'
(eny/eny)











































