"Kalau saya lihat, dia (Timbul) itu murni pelawak. Melihat mukanya saja bisa tertawa," ujar Agum usai pemakaman almarhum Timbul di TPU Penggilingan, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2009).
Bagi Agum, Timbul memang merupakan sosok yang disiplin. Namun di balik itu, ia juga sangat peduli pada teman-temannya terutama yang tengah memiliki masalah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita semua merasa kehilangan sosok komedian Indonesia. Dan kita hanya bisa melanjutkan cita-citanya yang belum terlaksana," ujar Agum.
(kee/kee)











































