"Beliau kan ahlinya di bidang hukum, kalau saya ahlinya di bidang balap. Makanya saya menunggu saja, bagaimana putusannya," ucapnya saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl. Gajah Mada, Rabu (25/3/2009).
Karena telah pasrah, Ananda pun kini tak lagi stres menjalani hari-harinya di LP Salemba. Ia justru merasa penjara banyak memberinya pelajaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama di penjara, Ananda mengaku kangen balapan. "Biasanya seminggu empat kali," katanya.
(eny/eny)











































