"Aku ngerokok cuman untuk membantu BAB aja, aku bukan pecandu lho. Ngerokok cuman untuk pagi-pagi membantu pups," ujarnya tersenyum saat ditemui di Restoran Bird Cage, Jl Wijaya IX, Jakarta Selatan, Senin (23/3/2009).
Lola juga tak pernah merokok di depan umum. Ia masih tahu diri dengan tidak membagi asap racun kepada para perokok pasif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan berkulit sawo matang itu belum lama menjadi perokok. Saat ditanya kenapa ia merokok, Lola enggan menjelaskan. Termasuk kapan akan stop merokok.
"Berhenti ngerokok nggak tau kapan yah," pungkasnya ramah.
(fjr/fjr)











































