"Kami belum bisa nanya macam-macam sama Richie. Dia masih trauma. Kami takut dengan kejiwaannya, tadi aja pas ditanya-tanya atau diajak ngobrol dia langsung nangis," curhat Andy, ayahanda Richie dan Leony saat ditemui di kediamannya di Kompleks Melati Mas Residence Blok L 4 No. 23, Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Selasa (17/3/2009) malam.
Walau belum bisa bercerita banyak, pihak keluarga mendapat sedikit keterangan dari Richie soal peristiwa penculikan tersebut. "Si penculik bilang sama Richie, kalau maminya dan saya berantem dan mami masuk rumah sakit dan dia (penculik-red) diutus untuk jemput Richie. Itu kira-kira jam 2 siang kemarin. Tadinya Richie nggak percaya, tapi karena keburu shok yah dibawa akhirnya," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untungnya tidak ada sama sekali bekas penganiyaan," imbuh Andy.
Richie belum akan dibawa ke ahli kejiwaan untuk menjalani terapi. Untuk sementara ia masih dirawat keluarga dahulu untuk pemulihan. Dengan adanya kejadian ini, Leony berharap setiap keluarga benar-benar menjaga buah hatinya dari incaran tangan-tangan jahat.
"Kita cuman share aja, sekarang kita juga agak berhati-hati. Jangan sampai kejadian ini terjadi sama keluarga yang lain," pungkas Leony. (fjr/fjr)











































