"Kita nanti punya panggilan baru, pengennya saya dan suami dipanggil Ambu dan Abah," ujar Rieke saat ditemui bersama Dony, suaminya dan putranya, Sagara Kawani Adiansyah di Ruang Elizabeth 4101 RS Borromeus Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/3/2009).
Rieke ingin Sagara kelak lebih mencintai budaya Sunda tempat ia dilahirkan dan asal dari kedua orangtuanya. Mantan pembawa acara 'Good Morning' itu tak ingin anaknya lebih paham budaya barat dibanding milik leluhurnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ditanya soal kelahiran anaknya yang berbarengan dengan peringatan Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) yang diteken Bung Karno 43 tahun lalu, Rieke tak ingin berspekulasi. "Saya nggak mau anak saya identik dengan Supersemar tapi karena ini sudah kehendak Allah dan nggak bisa dihindari," pungkasnya.
(fjr/eny)











































