Bicara soal pemilihan presiden pada Pemilu mendatang, Maia pun terkena dampaknya. Ia kebanjiran tawaran nyanyi ke berbagai kota untuk kampanye.
Meski diundang banyak partai untuk menyanyi, tak ada satu partai itu yang didukung Maia. Kalaupun ada partai yang dipilihnya saat Pemilu nanti, partai tersebut harus memenuhi syaratnya yaitu peduli pada kepentingan perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam masa Pemilu ini, perempuan kelahiran Surabaya itu rupanya juga kebanjiran tawaran menjadi caleg. Namun tak ada satupun yang ia terima.
"Aku nggak mau, apalagi aku nggak ngerti soal politik," ujar lulusan Fakultas Komunikasi Universitas Indonesia itu.
(eny/eny)











































