Na, demikian ia biasa disapa akan menikah dengan Ernest 'Cokelat' menggunakan campuran adat Bukit Tinggi dan Pariaman. Sesuai dengan adat itu, ia akan mengenakan suting di kepalanya, yanng beratnya antara 2-5 kg.
"Makanya setiap malam belajar jalan tegak, belajar naro buku di kepala," tuturnya saat ditemui di Brutus Ruma Mode, Jl. Pinangsia Timur, No. 44D, Jakarta Barat, Senin (2/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diet, dara yang mampu berbahasa Mandarin itu mengaku tak melakukannya. Ia malah santai-santai saja jika nanti tubuhnya menggendut saat acara pernikahan.
"Kita manfaatin aja desainernya, kalau tambah gemuk digedein aja bajunya. Pokoknya nggak usah terlalu dipikirin," ujar Na santai.
(eny/eny)











































