Keengganan Widyawati membahas soal misteri itu muncul saat ia ditanya perihal kabar adanya permintaan maaf dari Jenderal Pol (Purn) Roesmanhadi dan Marsekal Muda (Purn) Pieter Watimena. Kedua orang itu disebut-sebut telah melakukan pembicaraan kekeluargaan dengan pihak keluarga besar Sophan Sophiaan.
"Itu sama sekali tidak benar. Belum ada yang menghubungi saya. Masalah ini saya kira, saya selesaikan sajalah. Rasanya tidak mungkin selesai, ya saya pikir sudah sampai di sini saja," tukasnya saat ditemui detikhot di rumahnya Jl. Garuda V, Blok C2 No. 1, Bintaro Jaya, Tangerang, Banten, Senin (16/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan 58 tahun itu mengaku tak tahu mengapa mengapa Pieter mengungkapkan soal adanya pembicaraan kekeluargaan. Ditegaskan Widyawati ia tak mau lagi mengungkit-ngungkit soal siapa penabrak suaminya.
"Kepergian Om sudah sangat membuat hati saya berat. Menyakitkan saya. Kepergiannya yang tiba-tiba yang membuat tante berat. Sudahlah jangan terus ada masalah-masalah lagi," ucapnya sendu.
Widyawati pun membantah jika kini ia diam karena disuap. "Kan saya bilang, sejauh ini nggak ada yang bilang ke saya. Tidak ada yang datang juga," tandasnya.
(eny/eny)










































