Keinginan itu muncul setelah dirinya menyadari kalau prilakunya selama ini memang keliru. "Gue pengen banget ketemu sama keluarganya Fany, gue juga mau minta maaf ke Fany," ujar Aris saat ditemui di kafe Rock and Roll Pizza, Pekayon, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (3/2/2009) malam.
Walau menyadari perbuatannya, tapi Aris tidak mau disalahkan sepenuhnya atas apa yang telah terjadi. Aris mengklaim kalau Fany juga memiliki sikap kasar dan emosional. Ia juga membantah pernah melakukan kekerasan terhadap Fany.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi menurut mantan pengamen itu, ia tidak pernah memukul apalagi menendang Fany. Ketika ditanya soal memar bekas cengkaraman di leher Fany. Aris mengaku kalau saat itu ia mencengkram pundak Fany karena istrinya itu hendak menampar dirinya.
Tak hany itu Aris juga menangkis anggapan tidak memberikan nafkah kepada Fany dan anaknya, Mokalis Rasya. "Mungkin itu agak telat, aku tetap ngasih, walapun telat aku tetap ngasih kok sedikit-sedikit," tandasnya (fjr/kee)











































