"Aduh gimana ya, gue bingung nih. Gue mau setuju atau nggak dengan fatwa MUI," kata Wisnu saat berbincang dengan detikhot di Hotel Ritz Charlton, Kuningan belum lama ini.
Pria 23 tahun itu bukannya tidak mengerti dengan fatwa MUI itu. Ia malah sangat mengerti dengan kebijakan mengharamkan merokok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimana pekerjaan mereka? Apa kalau rokok benar-benar diharamkan, perusahaannya berarti tutup dong," kata Wisnu.
Wisnu sebenarnya tidak terganggu dengan fatwa haram rokok karena ia tidak merokok. Pria keturunan Aceh itu sudah berhenti merokok sejak setahun lalu karena kesehatanya terganggu.
"Suara gue habis gara-gara ngerokok. Walau cuma 1 tahun aja gue ngerokok, terasa banget akibatnya," kata Wisnu.
(ebi/eny)











































