"Sekarang belum ada 'korban' yang bisa aku todong untuk ngelamar aku. Sampai sekarang masih gini-gini aja. Target kayaknya udah lewat deh. Soalnya aku bingung juga karena aku anak prmpuan satu2nya, selalu ditanya kapan nikah," aku dara kelahiran 19 Desember 1978 itu saat ditemui di kawasan Istora Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2009).
Belajar dari pengalamanya yang selalu menargetkan menikah, kali ini putri Emilia Contessa hanya bisa pasrah. Ia hanya bisa menunggu pria yang akan menjadi suaminya kelak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ngga tuh. Temen ada tapi, pacaran ngga deh. Bukannya nggak tertarik, mending nggak usah (pacaran sama pria bule). Berat diadat istiadatnya. Yang sama aja kadang suka ribet, apalagi beda adat," tandas Denada.
(ebi/ebi)











































