Ada alasan mengapa Inul memutuskan tak terlalu menuruti rasa ngidamnya. Suatu kali saat awal kehamilannya, ia pernah ngidam makan pangsit. Tapi pangsit yang dimintanya ternyata tak mudah didapat.
"Pangsitnya bukan asal pangsit, pangsitnya itu ada di Malang," ujarnya saat berbincang dengan detikhot di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2009).
Demi menurut rasa ngidamnya itu, Inul bersama Adam pun terbang dari Jakarta ke Malang. Setelah makan pangsit terpenuhi, keduanya pun kembali lagi ke ibukota.
"Semenjak itu kata Mas Adam, ngidamnya nyusahin. Habis itu aku nggak mau ngidam lagi karena ngidam itu nggak baik," celotehnya.
Kehamilan Inul kini telah memasuki usia lima bulan. Berbagai persiapan untuk menyambut kelahiran sang bayi pun dilakukannya. Di antaranya menyiapkan nama.
"Ada dua nama, namanya berhubungan dengan sesuatu yang indah," jelas Inul yang juga sudah menyiapkan kamar untuk calon buah hati pertamanya itu.
Meski sang anak sangat diidam-idamkannya, jika nanti bayinya lahir, Inul berjanji tak melimpahinya dengan kemewahan. Ia mau anaknya hidup normal, sama seperti dirinya dulu yang juga tak dilimpahi kemewahan oleh orangtuanya.
(eny/eny)











































