"Tidak pernah ada yang namanya kehilangan, saya hanya bawa alat dapur dan peralatan bayi," jelas Sarah saat ditemui bersama pengacaranya di Kafe Lemons Jl Tebet Barat I, No. 9, Jakarta Selatan, Rabu (17/12/2008).
Sarah menuturkan kalau peristiwa yang disebut keluarga Sofi sebagai tindak pencurian itu terjadi 24 Juli 2007. Saat itu rumah tangga Sarah dan Sofi memang tengah berproses di Pengadilan Agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ibu satu anak itupun memilih meninggalkan kediaman mantan suaminya dengan sejumlah barang miliknya. Belakangan Sarah malah dilaporkan ke polisi karena dituduh mencuri. Ia pun mengaku kaget atas pelaporan tersebut.
"Barangnya tidak seberapa, tapi saya dilaporkan, saya merasa terzalimi," pungkasnya.
(fjr/fjr)











































