Kekerasan Selebriti

Oh Marcella Sungguh Tak Terduga

- detikHot
Rabu, 10 Des 2008 15:21 WIB
Jakarta - Marcella Zalianty kini sedang tersangkut masalah. Artis cantik peraih Piala Citra ini sejak pekan lalu ditetapkan sebagai tersangka kasus penculikan dan penganiayaan terhadap Agung Setiawan, seorang desain interior. Alhasil, perkara ini memaksa pemeran Lastri dalam film Lastri yang dibesut sutradara Eros Djarot, absen sementara di dunia hiburan.

Marcella harus mendekam di Polres Jakarta Pusat. Tapi artis ini tidak sendirian. Pembalap Ananda Mikola yang disebut-sebut sebagai pacar Marcella juga terseret dalam kasus ini dan dijadikan tersangka. Tiga pegawai Marcella juga jadi tersangka.

Keluarga, sahabat maupun kenalan Marcella sejauh ini masih belum percaya Marcella terlibat tindak kekerasan. Apalagi tudingan kekerasan itu sungguh sadis, yakni menculik, membakar bulu kemaluan, menyodomi anus Agung dengan sendok, serta memukuli wajah pria homoseksual tersebut. Aksi kekerasan itu memang terjadi di kantor Marcella, PT Kreasi Anak Bangsa, yang terletak di wilayah Cikini, Jakarta Pusat. Tapi Marcella yang cantik itu selama ini dikenal satun dan ramah.

Sahabat Marcella, Jane Shalimar, mengaku tidak percaya Marcella adalah otak penculikan dan penganiayaan Agung. Ia kemudian menduga kalau Marcella sengaja dijebak. "Untuk niat memukul orang saja dia (Marcella) tidak berani. Apalagi sampai jadi otak pelakunya. Saya yakin Marcella sengaja dijebak," duga Jane, tanpa menyebut siapa yang telah menjebak sahabatnya tersebut.

Pengakuan sama juga dikatakan seniman sekaligus politisi Erros Djarot, yang juga kenalan dekat Marcella. Menurut pandangannya, sosok Marcella tidak akan mampu menyakiti orang lain. Soalnya, Marcella memiliki kepribadian yang lembut. Dan dalam keseharian hidupnya jauh dari kekerasan.

"Saya nggak yakin Marcella melakukannya. Sebab saya kenal sekali karakter Marcella sehari-hari," begitu kata Erros usai menjenguk Marcella di Polres Jakarta Pusat.

Itu sebabnya, Ketua Umum Partai Nasionalis Banteng Kemerdekaan (PNBK) ini berharap jika tuduhan yang melilit Marcella bisa segera berakhir. Erros pun mengaku akan berusaha keras menenangkan Marcella.

Sementara teman Marcella lainnya, Lukman Sardi menyatakan, tuduhan terhadap Marcella hanya sebuah asumsi yang belum tentu kebenarannya. Hingga saat ini ia tetap berkeyakinan tuduhan terhadap temannya tersebut tidak cukup beralasan. Bintang film 'Kawin Kontrak Lagi' itu kemudian berharap kebenaran akan berpihak kepada Marcella.

Sama seperti pegakuan Erros Djarot dan Jane Shalimar, di mata anak Idris Sardi ini, Marcella merupakan pribadi yang baik dan tidak pernah melakukan tindak kekerasan. Apalagi sampai melakukan atau memerintahkan perbuatan yang tidak manusiawi, seperti yang dituduhkan polisi.

Teman dan sahabat Marcella bisa saja berkata demikian. Namun bagi polisi, gadis berusia 28 tahun itu dianggap ikut terlibat dalam aksi kekerasan terhadap Agung yang dilakukan pada Selasa 2 Desember 2008, dinihari. Itu sebabnya Marcella wajib meringkuk di tahanan Polres Jakarta Pusat untuk sementara, sampai perkara yang dituduhkan terhadapnya rampung di pengadilan.

Lantas kenapa sosok Marcella yang dikenal santun dan lembut itu bisa terlibat dalam aksi kekerasan? Apalagi Marcella adalah seorang selebriti yang sudah seharusnya memperhatikan pencitraan diri sebagai seorang publik figur.

"Bagaimana pun selebriti hanyalah manusia biasa. Ia bisa melakukan kesalahan apa saja jika mengalami tekanan emosi. Akumulasi kekesalan dan kekecewaan bisa menyeret siapapun dalam aksi kekerasan, seperti yang disangkakan terhadap Marcella," jelas psikolog Tika Bisono.

Jadi, imbuh Tika, siapa pun, termasuk Marcella bisa saja melakukan tindak kekerasan atau pidana. Hal tersebut bisa dilatarbelakangi pembelaan diri dari tekanan pihak tertentu atau akibat akumulasi kekecewaan terhadap seseorang.

Versi polisi, kasus kekerasan yang melibatkan Marcella disebabkan kekesalannya terhadap Agung yang tidak mau membayar utang. Karena merasa Agung tidak punya itikad baik dalam menyelesaikan utang tersebut.

Menurut kalangan dekat Marcella, reputasi Agung yang buruk membuat Marcella tidak percaya dengan niat baik Agung. Soalnya, belakangan diketahui kalau sebelumnya Agung pernah terlibat sejumlah aksi penipuan di Yogyakarta. Bahkan Agung dikabarkan sempat meringkuk selama 7 bulan di penjara Wirogunan. Belakangan tersiar kabar, selama tinggal di Yogyakarta, ia telah menipu setidaknya 30 orang dengan kerugian hampir
mencapai Rp 3 miliar.

Khawatir jadi korban penipuan, Marcella kemudian mengerahkan karyawannya untuk menagih utang kepada Agung. Tapi sayangnya, urusan utang-piutang itu berakhir dengan peculikan dan penganiayaan. Akibatnya, uang miliknya belum juga kembali, Marcella yang lembut itu justru harus berurusan dengan polisi dan harus masuk bui. Sungguh tak terduga!

(ddg/eny)