"Sholat Id biasanya bareng-bareng, sekarang hanya berdua bareng Olive," ujarnya seraya bercucuran air mata saat ditemui di Polres Jakarta Pusat, Minggu, (7/12/2008) malam.
Namun kealpaan Marcella tak lantas membuat ketegaran Tety Liz hilang. Ia mengaku akan terus memperjuangkan keadilan untuk sang anak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Boleh dilihatlah selama ini Marcella punya reputasi baik. Pokoknya saya mau ada azas praduga tak bersalah," tegasnya.
Tety Liz juga berujar ia sempat kaget dan syok mendengar kasus penganiayaan yang menyeret nama anak sulungnya. Hal itulah yang menjadi alasan mengapa ia tak langsung menjenguk sang buah hati. (kee/kee)










































