Farhan dilarikan ke rumah sakit karena dirinya merasakan pusing yang hebat saat berada di pesawat Sabtu (22/11/2008) pagi. Ketika itu dirinya sedang dalam penerbangan dari Jakarta menuju Surabaya.
Untungnya diagnosis dokter menyatakan kalau sakit yang dideritanya tidak berujung fatal dan belum termasuk kategori serangan stroke.Β "Saya kena yang namanya, transient ischemic attack atau sumbatan sejenak di pembuluh darah di kepala saya. Untung sejenak, kalau lama saya kena stroke beneran. Kalau stroke saya ngomongnya udah pelo nih," jelasnya sembari tertawa saat dihubungi detikhot lewat telepon, Minggu (23/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Farhan mengaku lega karena menurut hasil observasi, ia tidak perlu menjalani rawat inap. Lengannya hanya dipasangi infus untuk mensuplai obat yang dibutuhkannya. (fjr/fjr)











































