Ya, Marini merasa percaya diri karena pernah mendapat penghargaan ASI eksklusif dari BJ Habibie. Penghargaan itu menjadi modalnya untuk memperjuangkan kesehatan masyarakat daerah pemilihannya.
"Bagiku kesehatan dan pendidikan masyarakat yang paling penting," ujar Marini saat ditemui di Graha Niaga lantai 27, Jl. Jend. Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perempuan 32 tahun itu mengaku serius menjadi caleg. Marini banyak belajar dari pengalaman ayahnya Zumarnis Zein yang juga pernah jadi anggota legislatif.
Karena serius, Marini pun cuek saja dengan tudingan sebagian orang yang menganggap artis caleg itu bodoh. Ia memilih melakukan pembuktian diri ke masyarakat.
"Caranya dengan bersentuhan langsung. Aku harus naik-turun gunung lho untuk bersosialisasi dengan mereka," tuturnya.
Sejauh ini Marini cukup puas dengan kampanye yang telah dilakukannya. Jika ia mendatangi masyarakat daerah pemilihannya, Marini cukup dikenal.
"Masyarakat sekitar langsung teriak, ibu peri, ibu peri," kisah istri dari Denny Wardhana itu. (eny/kee)











































