"Saya buka usaha ini juga untuk membantu membuka lapangan kerja, ini makanan kampung rasa kota," ujar Tukul seraya berpromosi ketika ditemui di kampus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Rabu (19/11/2008).
Bagi Tukul popularitas yang menanjak di dunia televisi tidak otomatis membuat dirinya malu harus berjualan singkong goreng. Bapak 2 anak itu mengaku kalau bisnis singkong goreng yang baru digelutinya adalah salah satu caranya untuk mempersiapkan diri jika ia tidak lagi populer di dunia lawak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu bagaimana dengan tayangan 'Empat Mata'? Apakah karena nanti jika asyik berdagang Tukul jadi lupa daratan.
"Tunggu saja nanti 'Empat Mata' akan muncul lagi, soalnya emamng basic saya kan tetap pelawak," pungkasnya. (fjr/fjr)











































