"Kalian bisa lihat sendiri poster ML diacak-acak, dibuang-buangin. Padahal Olga udah capek, ngerjain susah payah dari pagi sampai pagi. Olga sampai muntah-muntah, tapi kok malah nggak dihargai," ujarnya dengan air mata berlinang di pipi.
Sebagai bentuk rasa syukur, 'ML' akhirnya tayang, Olga menyambangi sebuah panti asuhan di Jl. Tebet Barat Raya, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2008). Di sana pendukung acara 'Ceriwis' itu menyantuni kurang lebih 100 anak-anak. Santunan pada anak-anak panti asuhan itu ternyata bentuk nazarnya jikaΒ 'ML' tayang di bioskop.
Olga memilih nazar memberi sumbangan pada anak-anak panti asuhan bukan tanpa alasan. Panti asuhan itu sejak dulu memang sudah diincarnya. Dulu Olga tinggal di sebuah rumah susun yang letaknya dekat panti asuhan tersebut.
Masih dengan air mata berlinang, Olga menjelaskan mengapa ia memilih panti asuhan sebagai bentuk nazar. "Olga dulu tuh banyak dikasih rezeki sama orang, baik dalam bentuk uang dan baju, segala macam," ucap bintang film 'Skandal Cinta Babi Ngepet' itu.
(eny/eny)











































