Kabar ngemplang duit itu berawal dari pengakuan seorang editor dari SB Sigas bernama, Duta. Duta mengaku mendapat job dari Hughes untuk mengedit sebuah program acara di TVRI. Job sudah klar dan program sudah tayang. Namun ongkos kerja Duta belum dibayarkan. Begitulah setidaknya pengakuan Duta yang tayang diberbagai infotainment.
Roy tentu saja berang dengan tuduhan yang dialamatkan ke istrinya itu. Bahkan Roy mengaku tidak mengenal sama sekali orang yang bernama Duta. "Itu fitnah. Mana orangnya, saya ingin buru dia. Saya akan langsung pidanakan," ujar Roy dengan nada tinggi saat dihubungi detikhot via ponselnya, Kamis (6/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belakangan, masih menurut cerita Roy, datang tagihan biaya editing. Tagihan itu datang dari seseorang bernama Duta. Tagihan itu ditujukan kepada Icai. Oleh Icai tagihan itu diserahkan kepada Roy. "Tagihan itu angkanya nggak masuk akal, masa sampai Rp 15 juta. Padahal pengerjaannya selama 1 bulan," kata Roy.
Datangnya tagihan itu juga mengherankan Roy. Sebab, Roy tahunya mempercayakan pekerjaan itu hanya kepada Icai. "Bahwa Icai kemudian menyerahkan pekerjaan itu kepada orang lain, saya tidak tahu. Jadi ya silakan saja berurusan dengan Icai, jangan dengan saya. Itu salah alamat," tandas Roy.
Roy pun mencium kasus ini beraroma penipuan. "Saya rasa ada penipuan. Saya nggak mau kompromi, saya akan cari alamat rumah Duta dan langsung melaporkan ke Polisi," katanya. (ebi/bdi)











































